Pengabaran.ID

Mengabarkan Berita

Teror Begal Kian Meresahkan, Siswi SMK Jadi Korban di Jalan Sepi

PENGABARAN.ID – Aksi kriminal jalanan kembali menghantui warga Kabupaten Way Kanan. Seorang siswi SMKN 1 Blambangan Umpu berinisial E, warga Dusun Sumber Agung, Kampung Negeri Baru, Kecamatan Umpu Semenguk, menjadi korban pembegalan saat dalam perjalanan pulang sekolah pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi di kawasan tanjakan dari arah Dusun Tanjung Mas menuju Dusun Sumber Agung, Kampung Negeri Baru. Saat itu korban tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat Deluxe berwarna abu-abu seorang diri usai pulang dari sekolah.

Di tengah perjalanan, korban secara tiba-tiba dihadang oleh dua orang pria tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Honda Beat Deluxe berwarna army. Tanpa banyak bicara, kedua pelaku langsung berupaya merampas kendaraan korban.
Korban sempat memberikan perlawanan untuk mempertahankan sepeda motornya. Namun karena kalah tenaga, pelaku berhasil menguasai kendaraan tersebut sebelum akhirnya melarikan diri meninggalkan lokasi.

Beruntung, korban tidak mengalami luka serius dalam kejadian tersebut. Meski demikian, sepeda motor miliknya berhasil dibawa kabur oleh para pelaku. Kasus ini kini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian dan tengah dalam proses penyelidikan guna mengungkap identitas serta keberadaan pelaku.

Kepala Kampung Negeri Baru, Deson Taria, membenarkan terjadinya aksi pembegalan tersebut. Menurutnya, tindak kejahatan seperti ini sudah sangat meresahkan masyarakat dan bukan pertama kali terjadi di wilayah sekitar.

“Ya benar, itu warga saya. Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Peristiwa seperti ini bukan hal baru. Sebelumnya aksi pembegalan juga sudah terjadi di beberapa kampung tetangga. Tentu kami sangat prihatin dan berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap pelakunya agar masyarakat kembali merasa aman saat beraktivitas,” ungkap Deson saat dikonfirmasi, minggu (2/8/2026).

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya para pelajar dan pengguna jalan yang melintas di jalur yang relatif sepi, agar lebih meningkatkan kewaspadaan serta sebisa mungkin tidak bepergian seorang diri pada jam-jam rawan.

Terjadinya pembegalan ini kembali menjadi pengingat bahwa keamanan di sejumlah ruas jalan yang minim aktivitas masyarakat perlu mendapat perhatian serius, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang dan menimbulkan korban berikutnya.(AW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini