Pengabaran.ID

Mengabarkan Berita

Semakin Meresahkan! Kapolres Way Kanan Kembali Didesak DPRD Berantas Begal

NUSAN.ID – Sorotan tajam kepada Kapolres Way Kanan yang baru, AKBP Ramadhona, SH., SIK., kembali mengemuka dalam rapat paripurna DPRD Way Kanan, Kamis (6/8/2026). Setelah sebelumnya H. Romli menyoroti pemberantasan narkoba, kali ini desakan datang terkait maraknya aksi begal yang disebut telah meresahkan masyarakat, bahkan menyasar pelajar pada siang hari.

Pernyataan tersebut disampaikan Anggota DPRD Way Kanan yang juga dari Fraksi PKB, Maharatu, dalam pandangan umumnya di hadapan rekan dan pimpinan rapat, Bupati Way Kanan, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Mengawali penyampaiannya, Maharatu menyatakan melanjutkan apa yang sebelumnya telah disampaikan rekannya mengenai persoalan keamanan dan ketertiban masyarakat. Namun, ia secara khusus menyoroti maraknya aksi pembegalan di Kecamatan Umpu Semenguk yang dinilainya membutuhkan perhatian serius dari aparat kepolisian.

“Saya melanjutkan apa yang sudah disampaikan rekan saya, tapi ini dalam hal begal. Pak Kapolres, di Kecamatan Umpu Semenguk sudah ada tiga kampung yang terjadi begal dan ini bukan malam, tapi siang hari. Sasarannya anak-anak sekolah,” tegas Maharatu.

Ia kemudian merinci sejumlah lokasi yang dalam beberapa waktu terakhir dilaporkan menjadi tempat terjadinya aksi pembegalan.
“Di Kampung Negeri Baru beberapa hari lalu baru terjadi dan korbannya anak sekolah, terjadi di siang hari. Di Kampung Negeri Batin sudah terjadi empat kali dan itu juga siang hari. Di Kampung Gistang terjadi juga dan itu siang hari,” ungkapnya.

Menurut Maharatu, kondisi tersebut tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Ia meminta seluruh pihak, khususnya kepolisian bersama pemerintah daerah, duduk bersama untuk mencari solusi konkret agar aksi kriminalitas tersebut tidak terus berulang.

“Oleh karena itu saya rasa perlu untuk kita sikapi ini pak. Bagaimanapun caranya, kami rasa kita perlu duduk bersama agar sama-sama mencari solusinya,” katanya.

Selain menyoroti persoalan keamanan, Maharatu juga menyampaikan sejumlah harapan kepada Pemerintah Kabupaten Way Kanan dalam penyusunan program pembangunan Tahun Anggaran 2027.

Ia meminta agar pembangunan infrastruktur jalan, penguatan pelayanan kesehatan melalui pemberdayaan Puskesmas Pembantu (Pustu) di kampung-kampung, serta peningkatan kualitas pendidikan, termasuk program pendidikan gratis, benar-benar dijadikan skala prioritas.

“Harapan kami kepada Ibu Bupati beserta jajaran, khususnya Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan, agar pada tahun 2027 nanti pembangunan infrastruktur, pemberdayaan Pustu di kampung, serta pendidikan gratis menjadi program yang diprioritaskan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Way Kanan,” pungkasnya.(AW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini