Debu Proyek Jalan Provinsi Dikeluhkan Warga, Sekda Way Kanan Turun Tangan
PENGABARAN.ID – Pemerintah Kabupaten Way Kanan merespons keluhan warga terkait kondisi jalan yang berdebu akibat pekerjaan perbaikan dan penambalan ruas jalan provinsi di wilayah Kelurahan Blambangan Umpu.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Way Kanan, Machiavelli HT, menyampaikan apresiasi terhadap aspirasi yang disampaikan warga. Menurutnya, keluhan masyarakat merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan selama proses pengerjaan berlangsung.
“Pemerintah Kabupaten Way Kanan menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas aspirasi serta masukan yang disampaikan oleh Bapak Doni beserta seluruh warga Kelurahan Blambangan Umpu. Masukan ini merupakan wujud kepedulian bersama terhadap kenyamanan dan keselamatan di wilayah kita,” ujar Velli, saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).
Velli menjelaskan, ruas jalan yang saat ini tengah dalam proses perbaikan atau penambalan tersebut merupakan jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Lampung.
Meski demikian, Pemkab Way Kanan disebut tidak tinggal diam atas keluhan masyarakat. Pemkab memahami bahwa proses pekerjaan konstruksi, khususnya pada kondisi cuaca panas dan kering, dapat menimbulkan debu dari material yang berada di sekitar area pekerjaan.
Sebagai bentuk respon, Pemkab Way Kanan akan berkoordinasi dengan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Provinsi Lampung serta kontraktor pelaksana agar melakukan langkah pengendalian debu selama pekerjaan berlangsung.
Salah satu langkah yang didorong adalah melakukan penyiraman secara berkala, khususnya pada sore hari maupun ketika kondisi cuaca terik, di sepanjang area pengerjaan.
Selain itu, pihak pelaksana juga diharapkan merapikan sisa-sisa material penambalan agar tidak berserakan di badan jalan yang masih dilintasi kendaraan.
“Guna merespons aspirasi masyarakat tersebut, Pemerintah Kabupaten Way Kanan akan berkoordinasi dengan Dinas BMBK Provinsi Lampung dan pihak kontraktor pelaksana agar segera melakukan penyiraman berkala, khususnya sore hari dan saat terik, di sepanjang area pengerjaan untuk meminimalkan dampak debu,” jelasnya.
Machiavelli juga mengimbau masyarakat yang melintas di kawasan tersebut agar meningkatkan kewaspadaan selama proses perbaikan jalan berlangsung.
Pengendara diminta menjaga kecepatan dan tidak memacu kendaraan secara berlebihan untuk mengurangi kepulan debu, sekaligus tetap memperhatikan keselamatan selama melintasi area pekerjaan.
“Masyarakat yang melintas kami imbau untuk senantiasa menjaga kecepatan kendaraan, tidak ngebut, demi mengurangi kepulan debu, serta tetap menggunakan masker dan helm berkaca demi kesehatan respirasi dan keselamatan berkendara selama masa perbaikan,” katanya.
Menurutnya, pekerjaan perbaikan jalan tersebut pada akhirnya ditujukan untuk meningkatkan kualitas akses dan kenyamanan masyarakat. Karena itu, ketidaknyamanan yang muncul selama proses pengerjaan diharapkan dapat dipahami sebagai dampak sementara hingga pekerjaan selesai.
“Pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan ini merupakan ikhtiar bersama Pemprov Lampung dan Pemkab Way Kanan untuk memberikan akses jalan yang lebih mantap dan nyaman di masa mendatang. Proses pengerjaan tentu membutuhkan sedikit waktu dan ketidaknyamanan sementara,” tutur Machiavelli.
Ia pun mengajak masyarakat, khususnya warga Kelurahan Blambangan Umpu, untuk tetap bersabar dan mendukung proses perbaikan hingga rampung.
“Sinergi dan pemahaman bersama antara masyarakat, pemerintah daerah, dan pemerintah provinsi adalah kunci utama suksesnya pembangunan di Kabupaten Way Kanan yang kita cintai ini,” pungkasnya.
Respons terhadap keluhan warga pun mulai terlihat. Berdasarkan pantauan di lapangan, penyiraman pada area ruas jalan yang tengah dikerjakan diketahui telah dilakukan hari ini menggunakan kendaraan fasilitas milik Pemkab Way Kanan. Penyiraman tersebut diharapkan dapat meminimalkan kepulan debu, khususnya saat kendaraan melintas di tengah kondisi cuaca yang panas dan kering.(AW)

Tinggalkan Balasan