Pengabaran.ID

Mengabarkan Berita

Tengok Anggaran 20 Milyar di Biro Umum Provinsi Lampung

PENGABARAN.ID – Fantastis, belanja perjalanan dinas Gubernur dan pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung tembus Rp 20 milir lebih. Anggaran yang dikelola oleh Biro Umum secara swakelola tersebut disinyalir menjadi lahan basah korupsi oknum-oknum pejabat tamak.

Diketahui, berdasarkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Biro Umum Provinsi Lampung TA 2025, terdapat 20 item kegiatan perjalanan dinas dengan total anggaran Rp 20 miliar lebih. 20 item kegiatan tersebut terbagi dalam tiga kategori, yakni perjalanan dinas dalam kota, luar kota dan luar negeri.

Kegiatan perjalanan dinas tersebut merupakan kegiatan yang berbentuk swakelola, maka pelaksanaan pengerjaannya tentu tidak melalui pihak ke tiga. Kegiatan tersebut langsung dikerjakan oleh pejabat di Biro Umum Provinsi Lampung.

Menariknya, anggaran puluhan miliar tersebut dinilai pemborosan. Terlebih mengingat keuangan Pemprov Lampung yang tengah defisit. Selain itu, anggaran perjalanan dinas tersebut juga dinila tidak sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang menekankan efisiensi anggaran.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayag Komite Anti Korupsi Indonesia (KAKI) Provinsi Lampung Lucky Nurhidayah menilai, kegiatan perjalanan dinas gubernur dan pejabat Pemprov Lampung tersebut tentu hal yang wajar. Namun yang tidak wajar adalah besaran nilainya yang menembus Rp 20 miliar lebih.

“ Memang setiap hari Gubernur dan pejabat yang berwewenang melakukan perjalanan dinas setiap hari, sehingga harus menghabiskan anggaran Rp 20 miliar lebih selama APBD Murni 2025, tentu ini pemborosan anggaran,” tegasnya.

Lucky Nurhidayah melanjutkan, anggaran perjalanan dinas tersebut, terlebih kegiatan perjalanan dinas ke luar negeri merupakan kebijakan yang mengangkangi instruksi Presiden Prabowo. Diketahui Presiden Prabowo meminta para kepala daerah di Indonesia untuk tidak melakukan perjalanan dinas ke luar negeri.

“Ini tidak sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang tengah gencar-gencarnya melakukan efisiensi di berbagai sektor. Saya pikir Gubernur Lampung harus belajar pada Gubernur Jawa Barat KDM, yang memangkas miliaran rupiah anggaran perjalanan dinas,” tegasnya. Tegasnya, Selasa (1/09/2026).(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini