Pengabaran.ID

Mengabarkan Berita

Bupati Ayu Hadiri HLM TP2DD, Way Kanan Perkuat Transformasi Digital Keuangan Daerah

PENGABARAN.ID – Pemerintah Kabupaten Way Kanan menegaskan komitmennya dalam mendukung percepatan transformasi digital melalui keikutsertaan pada High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Lampung yang digelar di Mahan Agung, Rumah Dinas Gubernur Lampung, Senin (25/05/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Sinkronisasi Peta Jalan dan Rencana Aksi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah Wilayah Provinsi Lampung” tersebut menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergi pemerintah daerah guna mempercepat implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD).

Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah hadir didampingi Sekretaris Daerah Machiavelli Herman Tarmizi, Kepala Badan Pendapatan Daerah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), serta Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.
Forum tersebut juga diikuti kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, jajaran Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan, serta perangkat daerah terkait.

Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah didorong untuk menyelaraskan peta jalan dan rencana aksi digitalisasi transaksi keuangan daerah guna menciptakan sistem pemerintahan yang lebih efektif, transparan, aman, dan terintegrasi. Implementasi ETPD diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah berbasis digital.

Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela, menegaskan bahwa elektronifikasi transaksi pemerintah daerah bukan sekadar perubahan metode pembayaran dari tunai menjadi digital, melainkan bagian dari upaya memperkuat transparansi dan integritas pengelolaan keuangan daerah.

“Transformasi digital harus menjadi fondasi dalam menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, efisien, dan mudah diakses masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, percepatan ETPD tidak hanya berorientasi pada peningkatan indeks digitalisasi, tetapi juga memastikan manfaat transformasi digital dapat dirasakan langsung oleh masyarakat dan berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.

Sementara itu, Gubernur Lampung Rachmat Mirzani Djausal dalam paparannya menekankan pentingnya sinkronisasi peta jalan digitalisasi daerah agar implementasi ETPD di seluruh kabupaten/kota berjalan terarah dan berkelanjutan.

Beberapa fokus utama yang menjadi perhatian dalam implementasi ETPD di Provinsi Lampung antara lain penguatan regulasi, peningkatan koordinasi TP2DD, pengembangan ekosistem pembayaran non-tunai, diversifikasi kanal pembayaran digital, peningkatan kapasitas aparatur, perluasan akses internet, serta penguatan infrastruktur digital di daerah.

Forum tersebut juga membahas pentingnya integrasi pelaporan Sistem Informasi Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB), serta pengembangan digitalisasi sektor pasar sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi daerah.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Metro memaparkan praktik baik implementasi ETPD yang berhasil mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Berbagai inovasi yang telah diterapkan antara lain pembayaran non-tunai berbasis QRIS, aplikasi pengelolaan aset daerah METAS, SP2D online, Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD), e-retribusi, serta sistem pembayaran pajak dan retribusi berbasis digital.

Implementasi berbagai inovasi tersebut dinilai mampu meningkatkan efektivitas pelayanan publik sekaligus mendorong peningkatan penerimaan daerah secara berkelanjutan.

Melalui keikutsertaannya dalam High Level Meeting TP2DD, Pemerintah Kabupaten Way Kanan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transformasi digital, khususnya dalam pengelolaan transaksi keuangan daerah, optimalisasi pendapatan daerah, dan peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis elektronik.

Pemkab Way Kanan juga akan terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah guna memastikan implementasi ETPD berjalan terintegrasi dan berkelanjutan, sehingga mampu menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, transparan, akuntabel, dan efisien bagi masyarakat di era digital.(AW)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini